Matanya yang agak sayu mulai menatap wanita yang sibuk di counter apotik itu, sementara itu pegawai pria yang tadi sudah tak terlihat lagi.Dalam hati Tedi mulai berdialog dengan dirinya sendiri untuk menghilangkan kebosanan, “Kalau diperhatikan cewek itu cakep juga ya, rambutnya hitam panjang, kulitnya sawo matang, wajahnya mirip siapa? Bokep Family Kedua pihak saling melepas halangan yang ada. Dengan wajah kecewa tak memperoleh jawaban, Tedi membalikkan badan lalu keluar dari apotik itu dan mengambil kotak rokoknya dari sakunya.Bersandar pada kusen pintu apotik, Tedi menikmati setiap sedotan asap rokoknya.Tanpa disadarinya pegawai wanita tadi sudah ada disampingnya dan mengagetkannya dengan permintaannya, “Mas, boleh minta rokoknya?” Bagai orang dihipnotis Tedi menghulurkan kotak rokok dan koreknya kepada wanita. Lalu wanita itu membuat rangkulan tangan serta usapan di punggung dan belakang kepala Tedi.Terprovokasi oleh rangsangan yang diberikan wanita itu, Tedi mulai sedikit




















