mmhhh.. Bokep Montok ohhooohh oohh ahhhsss” Narwa mendesah.. “Baik kakk, Narwa mau, tapi pelan2 yah kak.”
“Nah gitu dong” jawabkuSegera ku singkapkan kaosnya ke atas dengan sedikit kasar.. terasa aroma amis bercampur hangat memenuhi lidahku..“Ohh.. ohh nikmat sekali.. dan ditengah rintihanya,, Narwa berkata,“kaakk.. Sekitar 10 menitan aku mencoba, perlahan-lahan rontaanya melemah.. ohhh…Oohh… Aahhhkksss” lenguhku
“Narwa sayang.. ohh benar-benar nikmat.. “Ihh jangan dong kakk, entar bisa berabe” katanyaLalu masih dalam posisi merangkul pundaknya, jariku mengusap-usapkan di toketnya sambil berkata,“Ya udah kalau begitu, aku pengen ngerasahin tubumu nar”
“Apa-Apaan ini kak!”
Melihat responya aku pun mendekapnya sambil menutup mulutnya dengan jariku sembari ku ancam..“Kalau kamu nggak mau aku entotin, aku akan beritahu sama orang tuamu kalau kamu ada skandal sama temanku”Dia pun hanya berkata “Mmhhh kamuu jahat betul kak, jangan gitu dong! ohhh.. ohh benar-benar nikmat.. Aahhh ahh Uuuhh uuuhh…” wajahnya semakin merangsang




















