saja yang aku bisa keluarkan dari mulutku. karena pakaian
atas dan bawahku jadi satu maka aku nggak ada pilihan lain, jadi aku lepas
semua, dan terpajang lah badanku yang langsing dan berkulit kuning langsat,
tidak terlalu hitam atau putih pucat, yang mana aku boleh berbangga karena aku
merawatnya sebulan sekali aku mandi lulur. Bokeb dengar nggak sih…. Nady hanya berhenti sebentar, kontolnya masih di dalam lubang
pantatku, sambil tersenyum dia bertanya «klimaks lagi ya………., kok nggak
tunggu tunngu saya…….».Perlahan di cabut kontolnya dari lubang pantatku, dia turun dari meja periksa,
«lepaskan tangan ku donk….. «tapi harus pakai ini………» katanya sambil menunjuk kan tali yang diambilnya
dari tas itu. Aku berasa kepala kontolnya yang besar itu berusaha
menerobos masuk. kadang kadang masih ketemu jika mengedakan rutin
check up untuk bayinya.Pada hari sabtu, memang agak sepi, dan kantor kita hanya buka setengah hari.




















