Aku sadar sedang tidak bermimpi. King Bokep Akupun lalu mandi dan berpakaian. Mei Mei lalu memintaku untuk berdiri dan melepaskan pakaianku hingga celana dalam. “Aku Mei Mei” katanya. Dibukanya pintu utama dan kulihat ruangan apartemannya yang bersih dan rapi. Kemudian ia ikat kedua kaki dan lututku. Desihan nikmat yang cukup keras terdengar dari mulutnya. “Aku Mei Mei” katanya. Diantara sofa dan TV ada karpet tebal dan lembut berwarna putih. Tak kupungkiri aku menyukai keadaan ini. Karena aku tak kuat minuman alkohol, jadi kupesan coca-cola. Kulakukan perintahnya dan terdengar desihan nikmat darinya. Kamu mau ikut atau tetap disini saja?”. Tak kupungkiri aku menyukai keadaan ini. Tanpa pikir panjang kujawab, “Aku ikut denganmu.”
Malam itu kami pun lalu mencari taksi dan dia mengatakan ke supir taksi. Kujilat dan kuisap jempol dan jari-jari kakinya beberapa kali. Sambil menonton TV, Mei Mei




















