” Dek, aku punya hadiah untuk mu” kataku sambil menyodorkan bungkusan kado berwana biru. Bokep Mama Yuni tak semenarik dulu lagi. Ketika bersalaman tidak henti-hentinya para tamu berpesan kepada Yuni istriku, dan kepada Rosa istri Bimo. Istriku ternyata begitu berat pekerjaanmu di rumah selama ini. Istriku pinter masak dan bikin kue, di hari libur pasti disempatkannya membuat sendiri kue-kue yang lezat.Akhirnya aku tertidur juga, karena seharian capek kerja ditambah lagi menemani Farhan main kuda-kudaan. Menurut Yuni, sangat nyaman dan adem bila memakai daster di cuaca yang sangat panas.“Mau makan malam atau mandi dulu mas?” Yuni membuyarkan lamunanku.Di tangannya sudah siap handuk dan baju gantiku.




















