‘Plakkk’ Mamat kembali menampar pipi Dini untuk memaksanya menelan habis spermanya. Bokeb “Sekarang, aku mau kamu menari…” perintahku. Kondisi tubuhnya sudah tidak memungkinkan untuk membanting tulang. “Aku masih pesimis bro… Aku kan belum mapan, apa dia mau dengan aku?…” jawabku. Namun motor itu sudah di-oprek Mamat, sehingga sangat mendukung kami ketika menjalani profesi jambret.Jam menunjukkan 18:30, aku sengaja pakai kaos lengan panjang agar tatto ku tidak kelihatan keluarganya. “Pesta kok tak ajak-ajak?” kata Mamat yang telah selesai membongkar kamar utama. Aku merasa tidak enak, namun sudah coba memaksa bayar, aku tidak diijinkan. mama dan ka.. Aku dan Mamat pun selain meneruskan usaha tambal ban, kami juga punya sampingan, pekerjaan seperti dulu, menjadi pencuri, jambret, dan orang bayaran.




















