slurp slurp slurp dan aku gigit sedikit untuk memberi sensasi kepada Sherly. Bokep King Kepalaku terasa berat dan mataku terasa pedih.Pada saat itu pulalah, aku kemudian memberanikan mengungkapkan perasaanku dan mengatakan menyayanginya. Sherly meracau ahhhhh…..oooojjjjjhhhhh… terus Ren…. Tapi memakai piyama handuk warna kuning cerah, aduh kaya jeruk aja pikirku . Kami kenal saat acara bebas.“Hai…” sapaku ke cewek itu, dan dia balas menjawab “Hai juga.”
“Fakultas Ekonomi ya?” “Kenalkan Rendi.” Aku mencoba untuk tetap PD walaupun sebenarnya sudah mulai ga kuat nahan badan yang panas dingin.Tak diduga, dia menjawab “Namaku Sherly, kamu dari Fakultas Teknik kan?”. Waaaaw… keren banget deh.Sehingga kami hanya dapat berteman saja. Sebenarnya aku menyangka kalau Sherly akan marah dengan keterusteranganku. Supaya ga terlalu mencurigakan, Sherly berhenti sebentar dan menyetel musik Pop Barat, sepertinya lagu kompilasi. ahhhh… Aku pun semakin tergoda untuk terus menyodok.




















