“Sudahlah.. Pak.. Bokep Jilbab/Hijab Cplokk..”. Mmiiaa.. Mia langsung meminum jamu tersebut.Rupanya reaksi jamu itu sangat cepat, Mia merasakan perutnya dipelintir-pelintir sehingga terasa mulas untuk pergi ke toilet. Hamill..” isteriku kaget mendengar ucapan Mia.“Iyaa Bu.. Nggak enak sama Ibu..” katanya. Pak.. Crrot.. “Benar kamu suka sama Bapak?” cecarnya lagi. Jam menunjukkan 13.15, Saya membuka pintu kamar tersebut dan melihat anak-anak sudah tertidur pulas ditemani oleh si Mia yang tidur ditepi ranjang dengan posisi telentang.Saya masuk perlahan-lahan dan kucolek tangan si Mia, ternyata tidak ada reaksi darinya. “Enak yaa.. “Heehh.. Kalau anak-anak sudah pada tidur siang..” pintaku.“Ach.. Lagi yaa..”Permainan ini tidak sampai disini, tetapi masih berlanjut terus dan dilakukan seminggu 4 kali permainan pada saat tidur siang. “Bohong Kamu.. Sambil makan rujak mereka menikmati Film BF yang distel via VCD Player di ruang tamu sekaligus ruang keluarga Saya.Memang VCD




















