mana tikusnya..!”. Sebelum masuk kamar sambil berjalan pelan kulirik Ibu mertuaku sekali lagi dan burungku langsung ikut bereaksi pelan.Aku masuk kamar dan coba mengusir pikiranku yang mulai kerasukan ini. Bokep Arab Tangan kanannya memegang batang burungku sambil mengocoknya pelan.Kuangkat kaki kanannya dan terus kupegangi kakinya. Dan tak lama kemudian badannya menegang kencang dan jatuh ke pelukkanku. tee.. Ibu cuma mau membelai kamu” jawabnya. Mau lagi..?” tanyaku. “Hhmm.. Kuambil kertas dan kutangkap tikus yang udah mulai kecapaian itu trus kubuang keluar.“Udah dibuang keluar belum?” tanya Ibu mertuaku. Dod.. Lagi enak-enaknya mencari tiba-tiba Ibu mertuaku kembali teriak dan melompat kearahku, ternyata tikusnya ada di atas kasur. Dodo, kammuu..!” suara Ibu mertuaku pelan kudengar. “Baik, Bu. Aku benar-benar terbuai dengan kelembutan yang diberikan Ibu mertuaku kepadaku. “walah, tikus maen pake ajak temen segala!” gumamku. aku pegang dan remas-remas payudaranya membuat




















