Aku pun mengelap air matanya dengan tanganku lalu kucium kening dan bibirnya.Kenapa Ibu nangis, emangya tadi aku kasar ya mainnya. Bokep Thailand Dan itu yang membuat kami serasa teman sebaya. Lalu secara cepat aku langsung membalikkan tubuh Ibu ke posisi terlentang seperti semula.Ketika Ibu sudah dalam posisi terlentang, ia pun membuka matanya secara perlahan. Sebenarnya Ibu lebih ahli dalam memasak, tapi tak tega rasanya membiarkan tangannya teriris pisau dapur apalagi sampai bau bawang menempel hingga membuat kepalanya pening. Sesekali terdiam dan saling tatap. sambil mengerlingkan mata.Kadang Ibu bersikap genit disaat-saat tertentu. Nggak ada apa-apa kok, BuIbu duduk disebelahku lalu merebahkan tubuhnya. tukasku.Ayahmu pasti suka sambil tersenyum.Jangankan ayah, aku saja begitu terkesima melihatnya.




















