Semua yang hadir memeluk dan mentjiumku Sarinem pelajan rumah kami djirga mendjadi perhatian orang ramai.Sarinem menangis tersedu-sedu. Nasibku berada atas k e b i d j a k f a n a a i m j a Dia maksudku Tante Nora satu-satunja keluarga ajah jang masih hidup. Bokep China Ajah sangat baik pada Sarinem. HUDJAN TURUN SUDAH TIGA HARI. Ia berharap agar aku ingin berkenalan dengan anaknja. Sarinem mengandjurkan agar diselesaikan dikantor. Entah mengapa aku lantas teringat kembali pada wajah Tante. Kemudian pipi dan hidungku ditjiumnja. Diantaranja masaalah anak-anak muda pada masa2 di bangku sekolah. Senang sekali mendengar pudjian itu.Sesudah ajah meninggal dunia suasana dalamj rumah bertambah sepi. Dialah raaksud Tante Nora jang mendidik aku sedjak ajah berpulang kerumtullah. Seperti tertera dalam wasiat* Sarinem ”pelayan rumah” diberi uang sebesar 2.000.000.




















