Bapak memang jantan..” desahnya “Ayo Pak.. Bokep Asia My god..” jeritnya tertahan. Ini Santi nggak enak badan.. Santipun membalas bergairah. “Ah.. Santi suka..” katanya tak melanjutkan lagi jawabannya karena mulutnya yang mungil itu sudah mengulum kemaluanku. Aku sudah ingin menikmati kehangatan tubuh wanita istri bawahanku ini. “Oh Santi.. Tak sabar aku menanti minggu depan datang. Punya istri cantik begini kok ditinggal sendiri” kataku menggoda. Kalau belum married saya juga mau lho..” jawabnya menggoda.Memang Santi ini rasanya punya perasaan tertentu padaku. Sebelum sampai di toilet, ada sebuah ruangan kOsong,, sebuah meeting room, yang terbuka. “Kapan kita bisa melakukan lagi Pak” kata Santi mengharap ketika kami keluar ruangan meeting itu. Mungkin dia sudah dengar kabar akan ke-playboyanku di kantor.“Ok saya tinggal dulu ya Pak Arief.. Besar sekali Pak Robert.. Maklum perutku sudah keroncongan, terlalu banyak basa-basi dengan para tamu




















