Tidak lama kemudian nenek kembali mengunci tubuhku dan aku kembali merasakan penisku dijepit-jepit oleh memek mbah. Tapi karena sudah terbiasa sejak kecil, aku tetap saja dianggap masih anak-anak.Entah pantas disebut bagaimana, sialnya atau untungnya, embahku makin suka mempermainkan penisku. Bokep Indo Viral Mak ku sudah seperti orang hilang ingatan. Tetapi rasanya tidak sensitif tadi.Mengetahui penisku sudah menegang sempurna, mak menyuruhku menindih tubuhnya seperti mbah tadi . Jadi pemandanganku hanya remang-remang.Diraihnya kemaluanku lalu digenggamnya penisku yang sudah mengeras sempurna. Naluriku mendorong aku melakukan kembali gerakan naik turun seperti tadi. Yang bikin makin menegangkan, si mbah kadang-kadang memegang-megang penisku seolah-olah mengukur perkembangannnya, Si mbok juga disuruh Mbah merasakan perkembangan penisku. Tidak terlintas sedikitpun pikiran yang negatif.Biasanya aku tidur jam 10 malam, tapi malam itu jam 8 malam aku sudah diseret masuk ke kamar mereka.















