“Ahhh … oh .. Bokep King Dan Bella melihat pistolku yang menunjuk ke langit-langit. Aku meletakkan tanganku di tubuhnya yang tebal dan lembut, aku mulai mencium seluruh tubuhnya, lidahku menari dari leher sampai jari kakinya. Dalam bayang-bayang, aku mencengkeram jarinya, kuelus dengan lembut, kelembutan jarinya membuat gemeresik aneh di tubuhku, aku mencoba mencium tangannya dengan lembut, tidak ada respons, dengan lembut aku melepaskan jemarinya. Saya ingat hari Minggu malam, kami seperti kekasih, meski pada awalnya dia berkeras menggunakan mobil mewahnya, akhirnya dia juga rela menggunakan mobil Katanaku yang bisa membuat keledai perut. “Beware Bell, aku ingin keluar ..” Aku menarik rambutnya dari pistolku, tapi Bella malah menaruh pistolku jauh ke dalam mulutnya lebih dalam, aku tidak tahan lagi, aku melepaskan tembakan, 7 kali berdenyut mengisi hatiku.




















