Entah kenapa hati ini tiba-tiba saja menjadi rindu padanya. Bokep Colmek Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. Sementara teman-temannnya bersepatu bagus.“Maafkan aku Maryam,” pinta hatiku.“Krek…,” suara pintu terdengar dibuka. Senyum bahagia.“Abi…!” bisiknya pelan dan girang. Katanya mau jadi isteri shalihah? Kulihat dua ukhti berjalan melintas sambil menggendong bocah mungil yang berjilbab indah dan cerah, secerah warna baju dan jilbab umminya. Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja. Sungguh, baru kali ini aku melihat isteriku segirang ini. Kesempatan waktu luang ini kugunakan untuk menjemput isteriku. Tapi mudah-mudahan sih nggak kenapa-kenapa,” ucap isteriku lagi.“Ya sudah, kalau begitu naik bajaj saja,” jawabku ringan.*******Pertemuan dengan mitra usahaku hari ini ternyata diundur pekan depan. Senyum bahagia.“Abi…!” bisiknya pelan dan girang. berember-ember. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku.




















