Tetapi Andhika tidak peduli. Bokep Indo Live Nama itu hingga kini masih melekat di hatinya, meski sekarang Annisa tidak diketahui berada di mana.Bukan sekali Andhika melacak keberadaan gadis pujaan hatinya itu. Ia sengaja memarkir mobilnya di salah satu sudut jalan kemudian berjalan kaki menelisik satu per satu rumah makan yaang ada di jalan itu. Sungguh, itu bukan kebiasaan Annisa yaang selalu menolak dipegang apalagi diraba oleh pria yaang bukan muhrimnya. Aku cuma pergi ke rumah saudara yaang tinggal di Surabaya. Dia tidak mau kulit tubuhnya disentuh laki-laki walau cuma sejengkal.Annisa bukan perempuan murahan. Dan mlm mi ia bertekad untuk kembali mencari Annisa di sejumlah tempat. Kopi pahit yaang ia beli di warung angkringan tidak mampu membuat matanya melek. Sosok perempuan yang selama ini ia rindukan: Annisa! memerhatikan dengan seksama foto Annisa & tangan Andhika.“Terima kasih banyak atas informasinya,




















