Amarahku meluap. Aku manut aja ketika dibilangi kalo mau ditunjukan sesuatu yang bagus. Film Porno Cairan yang aku tidak tau apa namanya, dan bau khas vagina Bulik memenuhi mulut dan hidungku, belepotan. Aku bertanya-tanya apa ada yang salah ma aku nih?Tidak salah tebakanku, kedua putri bulik Lasmi memang seumuran denganku, baru juga lulus SMU, dan hendak mesuk ke salah satu universitas terkenal di Jakarta ketika musibah menimpa keluarga mereka.Sementara kedua bulikku saling berbagi cerita di ruang tamu, aku menuju ke belakang untuk membikinkan teh buat mereka semuanya.Ditengah aku mengaduk-aduk minuman yang akan kusiapkan, salah satu gadis masuk ke dapur sambil melihat-lihat sekeliling ruangan ini dengan berkerenyit jijik
“ Bisa juga lo idup di rumah kaya gini?” celetuknya tanpa melihatku.Kaget aku dia berkomentar seperti itu ‘maksudnya apa ni cewe?’
“Ya bagaimana lagi, memang adanya ya kaya gini” jawabku.




















