Bagiku, kamu adalah budak belian yang hina yang tak lebih dari seekor anjing. Kini aku sama sekali tidak berdaya. Bokep Indo Sedangkan Nyonya Hana, dia memiliki hak penuh untuk melakukan apa saja yang disukainya kepadaku. Aku pingsan di tiang siksaan.Ketika aku sadar, aku sudah berada di dalam villa. Tubuhku sudah basah dengan keringat dan terasa lemas. Tar! Kini aku hampir dapat mencium kedua lututku. Aku juga harus mematuhi seluruh perintah-perintahnya dan menerima semua yang dilakukannya kepadaku. Bagaimanapun juga aku harus menemui Nyonya Hana di seberang hutan.Akhirnya, aku nekat juga. Dua cambukan menghajar punggungku dengan keras. Aku sangat capek saat itu. Untuk berjalan melalui hutan, aku tidak berani mengambil resiko. Aku hanya dapat mengerang kesakitan dan memohon belas kasihan Nyonya Hana.Setelah sebagian besar tubuhku tertutup lilin panas yang mengering, Nyonya Hana kemudian melepaskan ikatan kedua kakiku. Hari sudah




















