katanya sedikit terengah. Atau apalah? Bokeb Tdk lama wanita itu mengetuk langitlangit mobil. Lho, salon kan tempat umum. Lho, salon kan tempat umum. kata wanita setengah baya itu.Aq tengkurap. Suara itu lagi. Tetapi sejak tadi aq tdk melihat wanita yg lehernya berkeringat yg tadi mengerlingkan mata ke arahku. Ia berdiri. Ia tdk bercerita apaapa. Ia tersenyum. Lha wong Mbak Iin menutupi wajahnya begitu. Betulkan, ia tdk akan datang begitu saja. Tetapi berlari. ujarku sekenanya.Aq dibimbing ke sebuah ruangan. Penisku tegang seperti mainan anakanak yg dituip melembung. Ia tersenyum melihatku.Maaf Mas, sapu tangan saya ketinggalan, katanya.Ia mencaricari. Kali ini dengan telapak tangan. Sial. Jendela kubuka. Suara pletakpletok mendekat.Ayo tengkurap..! Betisnya mulus ditumbuhi bulubulu halus. Toh ia sudah seperti pasrah berada di dekapan kakiku.




















