Kalaupun tidak bertemu, kami tetap berkominikasi lewat telepon. Aku pun menyadarinya. Bokep Hot Bumbu-bumbu cemburu pun mulai dikenalkan Tia pada ku.Setiap aku berhubungan dengan temanku yang lain, Tia pasti marah-marah tanpa alasan yang jelas. Ntar dicoba yah” Mulai pasang aksi lagi nih, pikirku. Aku dan Tia memilih untuk sembunyi di kamar. tiba-tiba Evi membawakan sebuah lagu. “Engga cape , Vi, Kok belom bobok ?” tanyaku membuka percakapan. Aku pun menyadarinya. Sebelum berenang Tia membisikkan niatnya untuk mandi bersama “Tia bawa aroma terapi, enak deh. Hingga suatu hari, aku dekat dengan seseorang bernama Evi. Dua hari dari kejadian itu, Evi masih terlihat marah padaku. kemudian Tia berenang bersama teman-teman yang lain. Tanpa aku duga sebelumnya, tiba-tiba Evi sudah menghampiri aku dan langsung duduk bersandar di depanku sambil meraih kedua tanganku untuk memeluknya erat-erat.




















