mmpphh.. Bokep Brazzers He he hee.. saja yang terdengar di kamarku.“Oh Mirandaku sayang.. Kulihat Miranda masih belum sadar.. Aku akan menjadi ayah untuk anakmu”Miranda hanya bisa menangis terisak-isak. Lepaskan ugh.. Tanpa sengaja kolegamu bilang kamu mau cuti besok.. Ugh,” kalimat yang pasti akan keluar dari mulut Miranda sambil meronta-ronta.“Wallah.. Haah..” Miranda mengambil nafas.“Apa yang kamu lakukan Mas Dony.. Ough naluriku bangkit saat melihatnya hari itu tetap terlihat sexy. Kulihat Miranda masih belum sadar.. Haah.. Jangan”Lalu aku bopong Mirandaku yang terikat itu ke kamar tidur yang satu lagi di apartemanku. He he hee.. Tanpa curiga apa-apa pihak keamanan hanya tersenyum saat aku tiba dan mendorong koperku itu masuk ke lift.. “Lapar yaa?”
Miranda hanya mengangguk.. Ha.. Ku parkir sejenak.. “Jangan Mas.. Semoga kamu betah disini..” ledekku kemudian mengunci kamar itu dari luar.Jadilah Miranda terikat erat dan disekap di salah




















