Di depan wajah Maudy, dimasukkannya puluhan lembar rambut hitam berkilau itu ke dalam sebuah amplop. Kingbokep Rok panjangnya masih tergulung sampai ke pinggangnya, hingga dari pinggang ke bawah terbuka bebas. Hal serupa dilakukan lelaki satunya dengan ujung belati di puting sebelahnya. Lalu dari balik jok itu, seorang lelaki lain muncul.Dua lelaki kekar itu lalu duduk di jok belakang, memandangi Maudy yang masih asyik dengan bibirnya. “Gue juga ngaceng nih…lu kudu tanggungjawab!” katanya. Bersamaan dengan itu, Maudy merasa bibir kemaluannya dikuakkan lalu didorong ke atas. Maudy hampir tak bisa memasukkan penis yang besar itu ke mulutnya. “Eiiii….jangan kurangajar ya!” pekiknya.Lelaki itu tertawa. “Aaannggghhhhhhhhh…. “Kok pakai ngumpet segala,” “Ya supaya elu nggak tahu,” kata lelaki itu, sambil pindah duduk di sebelah kiri Maudy.




















