Oh, aku tentu saja balas memeluknya.. Bokep Ojol ”Lalu aku menudingnya, “Ciecie ini namanya siapa?”Dengan gaya bak peragawati, dia membetulkan posisi nametag-nya yang miring sehingga dapat jelas kubaca, “M-a-r-l-e-n-a.. Sedang kakak perempuanku yang kedua, Sandra, yang biasa dipanggil Sandra atau Apin, baru masuk SMA dan usianya 15. Cie Sian cuman tersenyum aja aku bilang gitu.. akhirnya masuk juga.. pake brosur aja ya?”Aku tersenyum dan mengambil juga brosur yang ia tawarkan.“Wow, ni mobil keren juga, nih..” aku sampai bersiul terkagum-kagum pada barang dagangannya.. sedang perutnya menempel pada dadaku.. Cuma gara-gara naik bis itu, Tante Vi, sekretaris Mama khusus buat di rumah –dan gara-gara kekhususannya itu kami suka ejek dia butler alias “kepala pelayan” hehehe- jadi sedikit sewot. Ia mulai berdiri menjaga sedikit jarak agar aku bisa melihat semua dengan jelas.Sebetulnya kalo dipikir-pikir saat itu ia melakukannya dengan cepat,




















